Powered By Blogger

Sabtu, 20 April 2013

Think That's "You Can Do It"

I can't Hide!
Just do it . . . --> Lakukan saja

        Sekarang mungkin ada sebagian dari readers yang sedang memikirkan tentang masadepan mereka. Mau kemana gue nanti? Pas kuliah gue mau ambil jurusan apa? Terus masa depan gue gimana sista? ooh! man kenapa lo baru mikirin sekarang?? Tujuan hidup itu perlu kita pikirkan baik-baik dan matang-matang. Jangan setengah-setengah lo pernah denger kan Pepatah bilang "Apapun bentuk pekerjaan yang dikerjakan dengan setengah-setengah, hasilnya pasti gak akan baik". So, marilah sobat kita tetapkan tujuan dan Cita-cita kalian dari sekarang. Rencanakan dari sekarang. Tanamlah dari sekarang. Karena, kalian akan memetik buahnya dikemudian hari. Lagian kan lebih baik muda kita susah, tuanya senang-senang dari pada mudanya senang-senang, tua sengsara. Jadi lo pilih mana? Gue pilih mudanya susah agar tuanya gue bahagia. So, if You agree to me, you just follow me and read my Blog. But, you disagree to me, you just closed my Blog! So, choose what you want!
        For readers who agree to me, Yes! I will give you some notes to make you feel that's succcess is your life. You and I the Winner! Not for them whom not the Think Big! Let's we find the Successfull life. Success for School, Aspiration, and Love of course.

So we will start to what you think the years before??

"Bagaimana segala sesuatunya dilakukan selama ini"
Jika kamu baik, atau bahkan bila kamu baru berproses menjadi baik, jangan terlalu lama tinggal dalam kemanjaan orang yang belajar atau menjadi pemula.Jadilah luar biasa! Jadilah pemberani! Just do it!

Menetapkan Tujuan adalah --> Menetapkan apa yang kita inginkan? So, apa yang lo inginin? what you want?

Tujuan berjarak beberapa meter didepan, bukan jauh didepan sana. Think!
        Bila kamu terlalu cepat menyerah, mungkin tujuan kamu tak cukup menarik untuk membangkitkan motivasi kamu. Barangkali kamu perlu memikirkan tujuan -tujuan yang sungguh menggerakkan kamu dan membuat kamu mau melakukan apapun yang diperlukan untuk mencapainya.

        Apakah tujuan mu terlalu tinggi? Jika demikian mungkin kamu tidak akan pernah bertindak untuk mencapainya karena takut gagal. Kebijaksanaan yang menabjubkan berarti penetapan tujuan tahap demi tahap, pencapaian tujuan secara bertingkat dalam perjalanan hidup kamu mewujudkan impian besar kamu. Tetapkanlah tujan mu secara bertahap, apa yang kamu ingin kan setelah belajar dari pengalaman hidupmu sehari-hari.

        "Buatlah pencapaian tujuan menjadi sesuatu yang bisa dinikmati dan diatur. Tidak pula merasa terbebani dengan ukuran impian yang kamu wujudkan". Kalau kamu merasa terbebani malah makin kacau. Ingat Santai namun tetap fokus akan berbuah sukses. Kalau kalian cepat galau, malah makin lama pencapaian tujuan itu akan terwujud. So, Enjoy it man!

Rabu, 17 April 2013

Notes of 09-12-2011

          Terbujur kaku
          Berurai air mata
          Aku ingin waktu tak berjalan lagi
          Aku ingin malam ini saja selamanya

                  Tak menginginkan apapun
                  Mati rasa seluruhnya
                  Salah ataupun tidak
                  Aku tak tahu

          Ku harap tuhan mengerti
          Ini memang sulit
          Tat tahu sebabnya
          Aku sungguh tak mengetahuinya

                 Seorang teman, Sahabat . . .
                 Mereka . . . Dia . . . dan Aku?
                 Sahabatku . . .
                 Mengapa sesulit ini?

          Menari dengan bayangan
          Melukis wajah
          Mengumpulkan bintang
          Mimpi dahulu . . .

                 Hal seperti ini
                 Terulang kembali
                 Sesuatu yang tidak ku inginkan
                 Kembali mengusik hidupku

         Haruskah ku akhiri hidupku
         Hanya karena ini?
         Sakit . . .
         Sakit yang tak dimengerti oleh orang lain

                 Begitu tertekan . . . Menyakitkan . . .
                 Tak mungkin tahu seorang pun
                 Apa yang terjadi berikutnya
                 Dalam waktu yang terus berjalan detik demi detik ini?

        Kau menyatakan begitu saja
        Betapa busuknya
        Hanya kepura - puraan
        Dalam diriku?

                 Apakah aku sebegitu busuknya
                 Sebagai teman? Sahabat?
                 Apa salah ku?
                 Aku sungguh tak mengerti permainan ini

        Seperti tertusuk ribuan jarum
        Penuh paku . . .
        Penuh luka . . .
        Yang sukar dilupakan

                 Aku menyayangimu sahabat . . .
                 Mengapa kau memperlakukanku seperti itu?
                 Diriku memang hina
                 Lemah . . . dan tak berguna
                 Tetapi, tolong beritahu dimana letak kekeliruan ini . . .
                 Agar dapat ku perbaiki dan ku jahit kembali . . .