Powered By Blogger

Kamis, 31 Maret 2016

The Light I used to be

Bintang ..

There is no tomorrow to begin again..

Every dust have a chance to result the energy
The energy transformed became a shining star

Setiap debu punya kesempatan untuk menghasilkan energi
Energi untuk berubah menjadi bintang yang bersinar

Pusaran debu yang bergemul atas helium dan hidrogen menghasilkan energi cahaya
Kemudian lahirlah sebuah bintang baru

Star is a part of the universe
It mean a part of world too
Creation of God

All living will surely die
Thats all I knew

Ada Bintang yang lahir untuk menggantikan bintang yang telah mati
Ya.. Mati.. Energinya sudah habis
Semua ada masanya

Seperti kehidupan
Banyak orang yang mengibaratkannya sebagai roda
Atas dan Bawah
Terus berputar

Yang dipermasalahkan apakah Bintang yang telah mati tersebut dapat hidup kembali?
Ya, bisa. Karena yang mati pun masih punya potensi dan pengalaman.
Mereka bisa bangkit jika kekuatan mereka sudah terisi penuh.
Atau mereka bisa terkubur in the deepest of the world and gone.

Seperti renkarnasi?
Kurasa tidak. Hanya saja hidup kembali bukan berarti bereinkarnasi.

Teori hanya teori sampai sekarang pun hukum relativitas Einstein belum sepenuhnya terbukti.
Karena itu hanya teori.
Siapa sangka banyak ilmuwan dahulu kala yang hanya membuat teori, menjadikannya tersohor?
Masih ingat teori Abiogenesisnya Aristoteles?
Kurasa itu masuk akal. Tikus terbentuk dari setumpuk pakaian kotor.