Powered By Blogger

Senin, 29 Desember 2014

Nippon Water Bone

Keiko merasa seluruh tubuhnya terbakar, menggigil, dan lumpuh seketika. Ia merasa lidahnya kelu dan tiba-tiba saja seluruh syaraf penglihatannya kabur. "Bagaimana aku bisa melakukan ini?" pikirnya "Andaikan aku bisa mengulang waktu ini.. Oh Tuhan" Malam baru saja dimulai, dengan mengenakan mantelnya Keiko beranjak keluar dari kamarnya.

Saat ini, Ryuu sedang menggengam ponselnya dan memandangi text mail yang baru saja masuk. Ternyata itu dari Keiko, begitu huruf Hiragana terpampang jelas dilyar ponsel Ryuu. Ia menekan layar ponsel dengan ibu jarinya, kemudian membaca pesan tersebut. "Kenapa.. Kenapa aku berdebar-debar" pikirnya.
"Ryuu... Tolong ambilkan sashimi diatas meja" teriak Ibu Ryu dari ruang tatami "Ah.. Baik bu.." Ryuu mengambil sashimi dan melangkah ke dalam ruang tatami. Disana sudah ada Okasan, Otosan, dan Yuji-san kakak Ryuu. "Hei.. Ayo makan bersama, sudah lama sekali kita tidak berkumpul seperti ini" ucap Otosan. "Ah.. Otosan aku tidak bisa makan bersama saat ini.." kata Ryuu "Ada apa Ryuu?" tanya Okasan "Tidak apa-apa bu, aku hanya.. Aku sudah ada janji dengan temanku.." "Baiklah.. Mungkin tidak hari ini, Pulang sebelum larut malam ya" Otosan megizinkan.

Malam ini udara dingin begitu menusuk, banyak gang-gang sepi di prefektur Saitama. Namun, tak menghalangi langkah Keiko untuk terus menyusuri jalan menuju tempat itu. Ia terus mendekapkan kedua tangannya dibalik mantel. Merapatkan setiap sisi mantel yang terbuka. Salju terus terus menerus turun sebagai serpihan kecil halus yang nampak bersahabat. Angin sayup-sayup menderu menerbangkan beberapa helai rambut Keiko yang ia biarkan tergerai. Kakinya mulai lunglai, lesu. Rasanya aku ingin sekali berisirahat disini, pikir Keiko. Tapi disudut gang itu nampak kegelapan berselimut, hawa dingin mencekam.
Tiba - tiba terdengar suara langkah kaki dari arah kegelapan itu."Keiko.. Keiko.." teriak seseorang

"Ryuu.. kau datang menemuiku?" tanya Keiko setelah Ryuu tepat dihadapannya.

Jumat, 19 Desember 2014

Himawari No Yakusoku (ひまわり の約束)

Mengapa kau menangis? Padahal aku masih belum menangis
Betapa menyedihkannya aku, bahkan aku tidak tahu betapa menyedihkannya diriku
Hari ini akan menjadi harta karun kita berdua

Apakah aku masih memiliki kesempatan untuk berada disampingmu?
Kau dan aku selalu tertawa, itulah yang selalu ingin aku lihat
Kau yang lembut seperti bunga matahari dengan semua kehangatan
Sekarang juga aku akan memberitahumu
Karena aku sudah merasa bahagaia disini

Kita bahkan sering menyapa masa depan dari kejauhan
Aku percaya masa depan mu akan lebih baik jika seperti ini
Aku selalu mengharapkan mu sebagai satu langkah yang aku tempuh

Jangan pernah lupakan saat-saat kau berada disini disampingku
Kau tetap tersenyum saat berjabat tangan sebelum kita berpisah
Kau yang lembut seperti bunga matahari dengan semua kehangatan
Bila kau ingin kembali, bisakah kau mengatakannya dengan cukup yakin?

Apakah aku masih memiliki kesempatan unutk berada disamping mu?
Kau dan aku selalu tertawa, itulah yang selalu ingin aku lihat
Kau yang lembut seperti bunga matahari dengan semua kehangatan
Sekarang juga aku ingin memberitahumu
Karena aku sudah menemukan arti kebahagiaan yang sebenarnya

Sabtu, 22 November 2014

Pola Herditas "Hukum Mendel I"

Baiklah, Bismilllahirramanrrahim..
Dengan koneksi Internet ini, aku dapat memposting tulisanku yang hanya bisa dimengerti hati dan pikiranku. Terimakasih kalau pembaca dapat mengerti tulisanku ini, yang berarti perasaan ku sampai pada kalian.

Aku buka dengan : "Bahkan ketika mereka menulis nama-nama mereka di antara mereka, mereka tidak menulis namaku disalah satu nama-nama itu". Aku memang merasa tidak diterima diantara mereka selama.. yah hampir selama.. selama kami kenal sampai sekarang. Rasanya aku mulai merindukan sosok seorang Teman, who's call the real friend. Teman yang peduli akan kebodohanku. Disamping telah dipedulikan oleh Keluargaku, Mamah, Papa, Adek. Keluarga kecil yang ideal. Aku cinta mereka.

Bukankah kepedulian lingkungan kehidupanmu didukung oleh siapa kita berinteraksi, berhubungan sosial, dan ..... entahlah sesuatu yang nampaknya sulit untuk dijabarkan oleh kata-kata. Aku hanya mengikuti kata hati dan perasaanku saja yang terus mengalir dan mengukirnya disini. Rasanya semakin sakit bila disimpan begitu lama. Aku memang seorang anak SMA yang aneh, bodoh, kuper, gak jelas, dan tidak tahu siapa diriku sebenarnya. Aneh rasanya hanya sekedar menulis rasa yang kualami, tetapi mengapa sampai sedalam ini??

"Apakah mendapatkan pengakuan dari orang lain begitu penting bagi kehidupanmu?"
Aku menemukan tema pertanyaan tersebut dari anime "Naruto" yang sudah selesai endingnya itu. Entahlah, jawaban untuk itu memang sederhana, namun tak jarang orang mengabaikannya. Kalau kehidupan sebagai Mahasiswa itu bagaimana ya? Pasti rasanya seperti MilkShake Strawberry hmmm... haha :D Namun, yang pasti adakalahnya merindukan kehidupan sebagai pelajar sekolah yang kekanak-kanakan..

Senin, 21 April 2014

Menemukan Yang Telah Hilang



Inilah lagu batin ku,
Suara-suara angin diantara musim salju
Daun-daun membeku
Ranting-ranting tak bergoyang
Dan burung-burung yang mati kedinginan

Biarlah akhirnya hanyut
Suara-suara sungai mengalir
Dari negeri mimpi

Biarlah akhirnya hanya bergumam
Dalam pukulan batubara karang
Yang hancur dalam genggaman kabut

Biarlah akhirnya pulas
Dalam alunan riak air hujan
Takkan diam di hatiku

Memetikkan dawai-dawai
Getar menghiburku
Yang rapuh

HAHAHA Puisinya wkwk.. Galau amat keliatannya hehe J entah asli buatan sendiri atau copas.. Tapi seinget gue waktu itu kayakanya ini bikinan gue sendiri deh haha..

Jadi ceritanya hari ini gue dapet passoword semua curhatan gue difile yang gue protect sendiri waktu jaman SMP. Asli haha nagakak semua dah berasa flashback wkwk
Salah satunya tuh curhatan tentang kelas 9 yang haha rumit deh tentang lope – lopean anak ababil gituh haha.. Anak SMP ya kan jaman – jamannya alay beudh wkwk nah difile yg curhatan tentang itu tuh, ceritanya gue itu entah galau atau nyesek atau senang atau biasa-biasa aja gatau deh.. Intinya dibagian line terakhir curhatan itu gue nemuin puisi tadi.. Tapi ditinjau dari sudut pandang Puisi tersebut sepertinya gue nyesek, galau tapi dalam curhatannya gue merasa baiasa – biasa aja..

Bisa ketebak nih berarti waktu itu gue sebenernya nyesek, galau tapi sok – sok tegar gituh curhatnya wkwk eh pas dicurahin dalam bentuk Puisi ternyata perasaan hati yang sebenernya tuh yaa galau, nyesek wkwk..

Gue udah mulai curhat difile tuh sejak kelas 8, saat itu gak punya buku diary hehe.. Sekarang juga gak punya sih wkwk.. Sama aja yaa.. Tapi gue udah jarang sih curhat.. Yaa kalau lagi pengen aja.. Suka ngakak sendriri kalau baca curhatan – curhatan sebelumnya.. Entahlah merasa bodoh sendiri gue..

Jumat, 04 April 2014

Kicauan Burung Cip.. Cip..Cip.. Cip..

Hai pembaca setiaku yg jumlahnya melebihi puluhan ribu semut dirumahku. Welcome to my new post on this night. Tema malam ini sih yaa Kicauan Burung taukan? Itu lhoo yg pagi-pagi suka berisik, terus kalo lagi ada sosialisasi lingkungan hidup bunyinya "Jagalah Alam Kita Agar Kicauan Burung Tetap Ada". Maksudnya cerewet ga jelas gituu loh. Udah ah pasti ga nyambung, emang ga ada yg pernah nyambung sama gue haha -sedihh T_T -yuk lah sambungin, tuh kabel masih banyak #Jiahh-plak*

Temen-temen pernah ga sih yg namanya pergi tuhh sendirian. Yaa hal yg sepele aja sih misalnya disekolah, kalau ke Kantin, Koperasi, Toilet, Uks, Ruang Guru, TU, Perpustakaan, bahkan shalat di Masjid sendirian. Maksudnya yaa pergi ketempat-tempat yg tadi tuh sendirian, tapi pas disana sih ya banyak orang yg kita kenal. Pasti jarang yah apalagi cewe ya kan histeris duluan kalo kemana-mana gaada yg nganterin hadoohh-__-

Menurut survei yg gue terka-terka sendiri sekitar 70% anak perempuan kalau kemana-mana tuh ga mau sendiri, alasannya "kalo sendiri gue nanti jalan kayak orang tablo dong sendirian ogah ah! temen apa yuk!" atau 'Temenin kek males sendirian kayak orang cengo" atau "ayoo isshh temenin masa gue sendirian kesana, gue jajanin deh yuk!" kalau alasannya gini sih gue langsung berdiri hahah.. yah mungkin itulah Cewek.. Ke Toilet pun temannya harus memfollow dia -_-

Namun, pembaca setiakuh terimakaih sudah mau membaca sampai line ini.. saya lanjutin.. Namun, pembaca setiakuh entah kenapa gue itu kalo kemana-mana sukanya sendiri. Jadi, kalau misalnya orang-orang tuh selalu minta dianter kemana-mana lah gue enggak.Tapi jangan nyangka gue kaya orang ga punya temen ._. Ke Kantin gue pernah sendiri, ke Masjid sering, ke Toilet juga, ke Perpus pernah sendiri, ke Koperasi sendiri juga. Bahkan sampai ditempat umum luar Sekolah yg umumnya banyak remaja yang datang ketempat itu ga pernah sendiri, gue pernah sendiri. Misalnya, nonton gue pernah sendiri sering malah, ke Gramed juga, belanja pernah sendiri, ke supermarket juga, ke pasar pernah juga gue. Ya kan, pernah ga kalian pergi ke tempat-tempat itu sendiri? Tadi sore gue habis nonton Captain America sendiri haha

Gue suka pergi sendirian ya karena, kalau nungguin dan ngajak temen tuh lama. Belum tentu dia mau kalau kita ajakin, banyak banget alasannya. Minta bayarin makalah, jemputlah, apalah repotkan. Mending sendiri gue puas kemana aja. Bukan begitu?

Rabu, 19 Maret 2014

Sebuah Pengharapan

Satu lagi untuk seorang teman disana, yg membutuhkan seseorang disisinya untuk mendengarkan curahan hati nya dengan mata meleleh di terpa sinar rembulan malam ini..
Diantara kegelapan yg melanda, ku tahu kau sulit untuk meredam gejolak didadamu..
Seperti hantaman besar debur ombak di laut lepas..
Seperti angin hitam yg siap menyapu apapun yg dilewatinya..

Kau harus tetap hidup dalam kehidupanmu teman..
Jangan berakhir seperti ini saja..
Kau tahu..
Kadang hidup ini harus terus dilanjutkan..
Walau beribu-ribu belati merajammu..
Kau harus bangkit bagaimana pun caranya..
Dan aku tahu, kau tahu itu..
Mari kita mulai ceramah diriku tentang.. yah.. kau tahu aku membuat ini sudah lama.. lama sekali.. bertahun-tahun lalu.. Mari kita dengarkan :)




Aku di sini menunggumu
Selalu.. setiap hari. .
Dilangit beratapkan bintang
Ditemani hanya dengan secangkir teh panas..

Sudah berapa lama kah ku menunggumu yang tak pernah datang..
Aku memang bodoh!
Boleh di permainkan mu seperti ini..


Ketika kau akhirnya datang
Hati ku sedikit terbuka
Kembali untuk mu..
Tapi apa yang kau perbuat?
Mengacuhkan ku kembali?
Menganggapku tak ada?


Begitu tragis memang
Sulit dipercaya
Kata yang busuk,
Merah merona..
Di timpa mentari sore..


Amat menyakitkan
Namun.. hanya satu kesedihan
Secarik kertas dalam genggaman
Tak tahu kemana ku harus melangkah
Begitu kosong
Begitu sempit
Aku merasakan ini semua dengan sakit yang teramat
Sangat...

Aku Mundur

Tiba-tiba nemu catatan usang ini lagi difile lama gue wkwk... pas banget sama hati seseorang yg yaah mungkin saat ini sedang membutuhkan sentuhan sehangat bulu domba untuk dipeluk :D #pelukajague okeoke mungkin sekarang layanan google sedang macet atau apalah.. satu info aja gue udh selesai baca buku Rick Riordan > Percy Jackson yg ke- 4 dan setelah gue kembali nonton filmnya yg pertama, menjadikan gue ketagihan mau baca yg ke- 5 dan mau minta softcopy filmnya yg ke- 2

okeh mulai deh.. catatan ini gue dapat dari seorang teman atau kaka yg udah tua iya beda 2 tahun dari gue, kira-kira 2 tahun yg lalu ketika gue SMP yg sedang galau melebihi anak SMA.
>>>Chck this out! 




Huh!. .
Rasa ini menyedihkan
Ku pikir hanya aku cahayamu
Ternyata bintang begitu banyak bertaburan dimalam mu

Ini bodoh
Berharap hanya aku yang selalu mewarnaimu
Ternyata pelangi begitu indah melintas dilangit mu

Ini sudah gila. .!
Rela tumbalkan separuh jiwa
Demi sekilas senyum yang tertuju bukan unntukku

Huh!. .
Getar ini menyakitkan
Seperti tertusuk ribuan belati
Merajamku

Tak mampu
Bendung gemuruh rasa yang terlanjur membara

Lelah
Tapaki sejengkal pesona dari keindahan sosok maya mu
Tiba saatnya akhiri semua ini

Aku mundur...






note : untuk pengarang sesungguhnya aku meminta izin untuk mere-post karyamu,, terimakasih :)

Kamis, 06 Maret 2014

It's You

Mungkin kamu.. hanya kamu.. dan kamu.. iya kamu.. yang disana.. kapan kita bersama??

Mungkin kamu satu-satu nya orang yang spesial dalam pikiran dan hati aku sekarang.. iya sekarang semoga sampai nanti.. selamanya... ku harap begitu..

Mungkin seperti pelangi.. indah.. warna-warni.. menenangkan.. selalu terlihat mengagumkan..

Mungkin perasaan ku mulai berkecamuk.. iya berkecamuk oleh serbuk sari bunga yang harum semerbak dihari senin lalu..

Mungkin rasa ini akan sulit dihapus.. walaupun hujan dan angin silih berganti.. berganti musim.. berganti hari.. berganti minggu.. berganti bulan.. berganti tahun.. berganti dasawarsa.. berganti abad..

Mungkin seperti alam semesta yang luasnya tak terhingga (subhanaullah).. gelap.. namun.. banyak yang bersinar..

Mungkin hanya kamu orang yang ingin aku... aku.. aku sayangi.. lindungi.. perhatiin.. khawatirin.. yaa selain keluargaku..

Mungkin aku hanya berharap.. kamu yang selalu ada disini.. iya disini.. dimanapun aku berada..

Mungkin hanya kamu yang pernah menggoreskan pena dalam salah satu secarik kertas hidupku.. menuliskan kalimat bahwa aku milik mu.. kamu milikku.. kita bersama.. selamanya.. kuharap..


Mungkin aku telah memilihmu..



Apakah mungkin nanti kita akan bersama? Pernah bersama? Memiliki satu sama lain? You and I
Jaa.. I'm to be yours and You'll to be mine.. InsyaAllah
Mendoakan mu dalam setiap sujud ku :')

Jumat, 31 Januari 2014

Keliling Dunia (Part 2)

Part 2

"Ris tungguu.. lau mah kan ah niggalin aja -_-", ujar gue ketika kita sampai si stasiun Berlin Hauptbahnhof. "Duh! lama ah jalan kayak semut sih lu kecil banget langkahnya, Ayo!" teriak Risma 6 meter dari tempat gue berdiri. "Berat keleus inih koper dudul ah -,-" balas gue sambil nyeret-nyeret tas berisi batu *loh? abis berat benget -__-

Kemudian kami makan siang dahulu jajan-jajan sebentar hehe.. Mau sekalian rekomendasiin juga di Berlin ada Restoran jajan enak dengan masakan khas Jerman, harganya juga terjangkau dan banyak Wisatawan yang suka dengan Restoran ini.. Namanya adalah...

Minggu, 19 Januari 2014

Keliling Dunia (part 1)

Kali ini masih hanyut dalam dunia gue sendiri.. Kisah pengalaman dunia Imajiner gue yang gila haha dijalani oleh gue dan temen gue namanya Risma iyaa dia yang ikut dengan gue kali ini. Kita buat kisah ini berdasarkan sumber : Majalah Bobo (X-file Keliling Dunia); Atlas; Google Map; Internet. Setelah gue dan dia sms-an sampai berbulan-bulan untuk jalan-jalan ini, menghabiskan pulsa entah berapa juta euro haha lebay bingit. Kami berhasil mengunjungi seluruh belahan dunia dan menghasilkan beberapa part dari kisah kami.


Part 1

Kami mengawali perjalanan ini ke Benua Eropa, dari Bandara Sukarno-Hatta, Tangerang sampai ke Bandara Hamburg-Fuhlsbüttel, Jerman. Bandara itu merupakan Bandar Udara terbaik di Eropa Tengah menurut penghargaan Routes Airport Marketing Awards di Toulouse, Perancis. Kami menempuh perjalanan sekitar 18 jam.. Perjalanan yang melelahkan bukan? -_-

Setibanya disana kami menginap di Hotel Grand Elysée Hamburg. Booking 1 kamar buat berdua let's see it!


Langsung tepar lagi laahh!! Mumpung dateng pas musim panas kan haha..

Okay hari pertama nihh! gak kedengaran Adzan Subuh, so ketinggalan gitu Shalatnya :( Schedule kita dihari pertama ini mengunjungi Museum Seni Hamburg yang sebenarnya adalah rumah koleksi penting lukisan dari abad ke-19 dan dikhususkan untuk seni modern dari awal abad ke-20. Ketika disana dijelasin kan tentang lukisan-lukisan gitu yang asli gue gak ngerti haha walaupun B.Jerman gue gak jelak- jelek amat di Sekolah tapi tetep aja penerapannya susah -_-

Karena kami tinggal disana hanya 1 hari 2 malam jadi kami berkunjung *besuch ke berbagai tempat yang gak cuma satu jadi dalam sehari kami mengunjungi 3 objek wisata disana. Setelah tour Sejarah yang agak membosankan u,u udah jam 2an waktu disana, yuuk marii kita makan siang. Kami makan siang di Hamburg Essen und Trinken (makanan dan minuman). Yup!

So, kita berangkat ke Danau Alster naik Kereta api, danau ini adalah danau buatan dari sungai Alster. Sesampainya disana, emang sih ini masa liburan musim panas. Banyak banget anak-anak yang ikut tour musim panas dari sekolah mereka. Entah mengapa memilih danau sebagai objeknya -_- ditengah angin musim panas yang dingin gini enaak banget piknik dibawah pohon rimbun. Sayang kami gak bawa keranjang piknik kayak ibu-ibu disebelah :(

Banyak orang sedang Olahraga mendayung atau apalah itu (kurang cari tahu hehe)
Yaudah kita beli Cola dan duduk-duduk direrumputan disana, rasanya nyaman dan pemandangannya emang benar-benar indah. Gak bisa dibohongin deh! Niatnya kami kepingin naik kapal wisata untuk berkeliling sepanjang garis danau. Hanya saja kapal wisata ini cuma beroperasi setiap minggu pagi, sedangkan ini kan hari Selasa -_- Oke deh ris udah jam 5 nih kita langsung ke objek berikutnya nih ke Pelabuhan Hamburg.

Naik Kereta api kira-kira 1 jam sampailah kita di Pelabuhan Hamburg entah lupa namanya gue.. Ada cerita sedikit nih waktu beli karcis kereta api di mesin haha gue norak gitu gak tau gimana gunainnya akhirnya minta satpamnya dan menjadikan antrean yang agak panjang dengan raut wajah lokal yang kesel wkwk soalnya waktu mau ke danau dari museum, Risma yang beli dia ngerti lah gue enggak haha

Sampai disana kita udah agak sore jam set. 7an. Disana kita naik kapal Ferry keliling pelabuhan soalnya di danau gak kesampaian sih hehe.. Setelah menikmati pemandangan selama hampir 1 jam.. Matahari sudah mulai menggulung karpet tuh -_- nah kita menikmatinya dengan makan malam di Restaurant Rive kami memesan beberapa seafood dan saft sebagai minumannya.


Udah puas nikmatin Hamburg seharian aaahh!! Balik ke Hotel dan bobo yang nyenyak karena besok udah check out -_- yaah check out :'( besok menuju Berlin wahaha naik Kereta api juga..

Sampai disinii nih cerita Hamburg nya.. Abschied in Berlin treffen .. Auf Wiedersehen.. Tschüs! :D