Powered By Blogger

Sabtu, 03 Januari 2015

Satu Tahun

SATU TAHUN.
Sekarang ini sudah satu tahun Keiko bersama-sama dengan teman sekelasnya. Bukan waktu yang singkat untuk saling mengerti satu samalain dengan teman-temannya. Keiko benci mereka semua, mereka yang selalu tidak jujur dalam setiap ujian yang diadakan sensei. Sedikit dari mereka yang bersikap jujur dan menilai seberapa pentingnya nilai diatas secarik kertas.

Sato, Tooru, Ayame, Hyoshin, Rin, dan teman – teman yang lain begitu pedih dibenak Keiko. Dia hanya kasihan pada mereka semua, bagaimana kehidupan kuliah mereka semua kalau mereka tidak mau merubah sikap dan sifat mereka terhadap pelajaran di Sekolah.

Dia pernah membaca buku ‘The Milionaire Mind’ oleh Thomas J. Stanley. Disana di perlihatkan 30 Faktor Sukses oleh survei yang dilakukan pada ratusan orang sukses. Mereka yang disurvei adalah orang-orang yang memiliki aset pribadi satu juta dolar US (kuran lebih 10 miliar rupiah), bukan aset perusahaannya. Dari seluruh pertanyaan yang diajukan tentang faktor apa yang membuat sukses, ternyata JUJUR adalah faktor sukses nomor 1. Dan yang menduduki faktor ke- 30 dari 30 Faktor Sukses adalah Lulus dengan nilai terbaik atau hampir terbaik. Jadi, kesimpulannya orang yang lulus UN nya dengan nilai terbaik atau hampir sempurna dengan kecurangan, belum tentu ia akan sukses di masa depan.

Berbicara di Sekolah saat ini, Keiko menginjak umur 18 tahun dia sekarang duduk di kelas 3. Dia berharap untuk lulus ujian masuk Universitas  di Univeratias Tokyo. Mengikuti bimbingan belajar, bukan perkara mudah. Pasalnya itu juga merupakan tekanan. Ditambah situasi di Sekolah yang tidak menyenangkan. Menurut Keiko, tidak ada guru di Sekolahnya yang menghargai dia. Entahlah kenapa dia berpikir seperti itu, mungkin sudah banyak yang membuatnya kecewa di Sekolah.

Kehidupannya di Sekolah membuat dia kurang diakui oleh teman sekelasnya. Hanya disuatu Organisasi di Sekolah yang membuat dia merasa sangat diakui dan dihargai. Itu membuat Keiko sangat senang sekali. Ditambah saat ini Ryuu selalu ada disisinya kapanpun, dimana pun. Saat ini hanya itu energi yang dia punya untuk menjalani kehidupan di Sekolah.

“Hyo-san, untuk apa kau menyalin pekerjaan orang lain” tanya Keiko

“Aku tak sempat mengerjakannya” jawab Hyoshin ”Sudah lah, mingir sana sebentar lagi Yamada sensei datang kan..”

Keiko pun menyingkir dari jalan Hyoshin.


Apanya yang tidak sempat menyelesaikannya? Kau kan hanya bermain di batting center seharian penuh kemarin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar